
Berita itu sungguh mengejutkan diriku, aku yang baru saja bangun terkaget dengan suara sms dari hape Nokia 1110, tit..tit..tit..
Mata yang masih redup, kepala yang masih ngantuk yang gak mau jauh dari bantal, membuat aku masih malas2an juga. Dengan malas aku coba menggapai hp itu dan membuka is isms.
Ternyata sms itu dari temanku, satu kerjaan dengan aku, kata pertama yang tertulis adalah INNALILLAHI WAINNAILAIHI ROJI’UN…betapa kagetnya aku. Mata yang tadinya masih redup, tiba-tiba jadi terang benderang, terbelalak meneruskan bacaan sms itu, kepal yang tadinya masih ngantuk, jadi segar bugar plus tegang..
Siapa gerangan yang meninggal..aku teruskan bacaan itu, ternyata temanku yang lain, yang sama-sama satu profesi dengan aku tapi beda divisi, temanku satu angkatan, satu perjuangan di tahun-tahun pertama kami belajar jadi orang.
Aku masih belum percaya dengan isi sms itu. Dalam hatiku bertanya-tanya, meniggal karena apa, bagaimana kejadiannya, dimana tepatnya. Kutanyakan hal-hal tersebut kepada orang-orang yang tahu detail kejadiannya.
Dan ternyata dia meninggal karena kecelakaan, kendaraan bermotor.
Aku jadi terdiam sejenak, pikiranku membawaku kembali kemasa-masa kami bersama waktu awal-awal tahun kami akan di rekrut di tempat kami bekerja saat ini.
Masa itu sangat jelas sekali, saat-saat bagi kami anak-anak baru menginjakkan kaki di dunia kerja. Aku ingat sekali saat kenal dengan dia, dia anak yang baik, ramah dan enak bergaulnya. Teman-teman yang lain juga begitu. Dia begitu tenang dan penuh dengan canda tawa.
Tapi hari kemarin, dia telah pergi, meninggalkan semuanya, istri, keluarga dan teman-temannya. Memang kematian tidak ada yang tahu, kecuali Sang Pemilik Hidup, ALLAH SWT.
Hanya Dia yang mengetahui nasib manusia, sampai kapan kontrak hidupnya di dunia ini.
Selamat Jalan Temanku, Semoga ALLAH SWT menerima dirimu di sisi-Nya.
Kami juga pasti akan menyusulmu di kemudian hari.
“ Ingatlah wahai temen, hidup ini hanya sementara, kebajikan dan kebaikan sebesar jarah pasti akan di perhitungkan hari perhitungan nantinya, dan kejahatan sebesar bici jarah pun pasti akan diperhitungkan oleh-NYA”
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
If you would like to make a comment, please fill out the form below.
Recent Comments