Merintis Usaha di Sektor Jasa

Dec 23, 2010 by

Perkembangan bisnis jasa sangat mengutamakan peranan Sumber Daya Manusia yang punya pengalaman di bidangnya dan juga peranan SOP atau Standard Operating Procedure.

Pertumbuhan sektor jasa di dalam negeri masih relatif kecil sekitar 5% dan masih jauh di bawah pertumbuhan sektor transportasi yang mencapai 13% atau perdagangan 9%. Sehingga potensinya untuk terus dikembangkan cukup besar. Apalagi dalam perkembangan global saat ini negara-negara di kawasan regional justru menjadikan sektor jasa sebagai pendorong pembangunan perekonomian. Misalnya perekonomian Malaysia, Singapura dan Thailand, secara struktural kini mulai bertumpu di sektor jasa. Bagi Indonesia, sektor jasa dapat menjadi pendorong perekonomian daerah.

Perkembangan bisnis yang sangat mengutamakan peranan Sumber Daya Manusia yang punya pengalaman di bidangnya dan juga peranan SOP atau Standard Operating Procedure. Dan bisnis jasa ini tidak mengandalkan alat sebagai investasi utama karena peranan alat hanyalah sebagai penunjang. Seperti misalnya bidang jasa konsultasi untuk pembanguan suatu gedung. Bisnis konsultasi itu menjual orang yang dibayar berdasarkan billing rate, dengan acuan berdasarkan persentase dari harga bangunan. Sepeti arsitektur misalnya, untuk desain interior persentasenya 2-5 %-nya. Kalau di bidang pengawasan dan manajemen konstruksi besarnya 3-6 %, karena yang dikerahkan adalah keahlian.

Seorang service konsultan misalnya, peralatan yang dipakai hanya satu buah komputer, tetapi perannya untuk mengawasi pekerjaan kontraktor tergantung pengalamannya di bidang itu sehingga ia dibayar berdasarkan pengalamannya. Di bidang desain juga berdasarkan persentase, orang, dan bahan produksi yang dihabiskan seperti kertas, tinta, komputer, dan masa penyusutannya, sedangkan untuk jasa cleaning service dihitung berdasarkan luas area pengerjaan.

SOP akan membedakan perusahaan jasa satu dengan yang lain, seperti di manajemen konstruksi itu ada format-format yang menentukan sekali dari awal proyek sampai penyerahan lahan, sampai bangunan selesai, dan diserahterimakan. Untuk UKM, SOP secara sederhana juga harus ada, seperti tukang bakso. Bagaiman menjaga agar cita rasa baksonya tidak berubah sehingga ia harus membuat SOP yang bentuknya berupa standarisasi resep yang tidak boleh berubah. Kalau di bisnis jasa SOP berupa format-format kerja bagi karyawannya. Seperti di mal-mal banyak kita temui misalnya di belakang pintu toilet ada format-format kerja bagi staf cleaning service di bagian toilet.

Intinya pada bisnis jasa khususnya UKM, diperlukan standarisasi terhadap kualitas pelayanan dan produk yang dilandasi ilmu dan pengalaman dari si pendiri usaha. Sedangkan SOP lebih ditekankan pada sistem kerja serta pola kerja yang tidak berubah-ubah yang bisa membingungkan pelanggan. Tentu saja untuk menciptakan SOP yang tepat bagi usahanya dibutuhkan kreativitas, inovasi, untuk menciptakan keunikan jasa, penampilan, kegunaan atau manfaat, pelayanan atau sevice bagi UKM yang ingin sukses di bisnis jasa ini atau berani tampil beda. Dengan adanya SOP maka tenaga baru yang belum berpengalaman, akan mampu memenuhi standarisasi service yang dtetapkan usaha tersebut.

Kiat Berbisnis di Sektor Jasa

Beberapa hal harus diperhatikan bila Anda ingin sukses berbisnis di sektor jasa adalah:

1.Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membuat SOP dan untuk itu harus ditetapkan dulu visi, misi usaha itu. Misalnya perusahaan jasa desain produk bisa mengambil desainer produk lulusan dari perguruan tinggi yang membidangi produk desain, memberikan gambaran SOP, dan memberikan pembagian tugas jenis produk yang didesain mereka.

2.Selain itu bisnis jasa ini juga sangat membutuhkan pengalaman atau keahlian dari sang pemilih. Seperti misalnya jasa merawat atau memperbaiki lantai marmer perlu juga pengalaman. Dari pengalaman pengusaha itu sendiri bisa memberikan pembelajaran kepada karyawan baru, dan setelah itu ia bisa memasarkan jasanya.

3.Pembinaan orang dalam bisnis jasa juga penting seperti cara kerjanya, pelayanannya terhadap pelanggan, dll.

4.Untuk mencari klien dalam memasarkan usaha biasanya pemilik usaha merintisnya dengan menggunakan data base klien dari perusahaan lama tempatnya bekerja dan kemudian mulai berkembang

5.Kategori UKM kalau mau mengembangkan bisnisnya masuk ke industri jasa juga harus punya merek. Bila sudah punya nama maka daya saingnya tinggi. Makanya merek baik bisnis jasa atau produk yang sudah besar harganya mahal. Semakin bermerek bisnisnya biasanya juga semakin mudah memasarkannya. Lebih baik bila pemilik usaha di sektor jasa tersebut memiliki kemampuan membangun network klien sehingga merek usahanya semakin dikenal orang.

6.Dalam persaingan bisnis jasa cukup ketat, apalagi usaha jasa seperti arsitek misalnya dilarang untuk melakukan promosi, sehingga lulusan baru arsitek susah untuk berkembang. Satu contoh, banyak mal di Jakarta yang dirancang hampir semuanya oleh pemain-pemain lama. Konsultannya itu-itu saja, sehingga kalau tidak ada teknologi baru sulit untuk mengalahkan pemain besar

7.Bisnis jasa dikembangkan UKM bisa berkembang menjadi skala industri asal menemukan satu penemuan baru. Dengan penemuan baru tersebut UKM juga bisa lebih mudah dalam menjual jasanya. Di Barat misalnya, perkembangan UKM didukung oleh ventura capital untuk selalu bisa inovasi. Contahnya seperti Bill Gates yang memulai bisnisnya dari garasi dan didukung oleh ventura capital untuk mengembangkan bisnisnya. Jadi karena teknologi dan penemuan baru itulah UKM berpeluang bisa mengembangkan bisnisnya menjadi besar. Contoh lainnya yang lagi tren saat ini pisang pontia. Penemuan baru bahwa pisang goreng kapok Kalimantan dipadukan dengan adonan tepung crispy seperti di KFC diminati banyak orang. Inovasi bagi UKM itu sebuah keharusan, terutama kalau mau masuk ke industri jasa untuk membesarka skala usahanya.

8.Di bidang jasa, satu usaha bisa berkolaborasi dengan seorang pemilik modal untuk mengembangkan usahanya. Di daerah pun peluang bisnis jasa bagus karena berkembangnya otonomi daerah, seperti bisnis jasa konsultan properti saat ini lebih berkembang di daerah dengan banyaknya pembangunan pemukiman baru di daerah. Syaratnya tentu harus punya network kuat.

9.Risiko bisnis jasa adalah bila kehilangan klien dan tidak dipercaya lagi oleh klien karena standarisasi layanannya tidak memuaskan klien. Jadi kembali lagi pada SOP dan pengalaman merupakan tulang punggung di bisnis jasa.

Sumber:

Arsip Bisnis

Bambang Wahyupurnomo

Pengamat Kewiraswastaan

Incoming search terms:

contoh perusahaan leasing di indonesia, contoh sop perusahaan kontraktor, foto lantai garasi, nama nama pengusaha sukses di indonesia, sektor jasa dalam perekonomian indonesia, contoh sop kontraktor, format kontrak kerja karyawan, contoh perusahaan konsolidasi di indonesia, arsitek cari klien, perkembangan wirausaha dalam sektor jasa, contoh nama perusahaan konsolidasi, tantangan bisnis clening service, peranan jasa dalam ekonomi, sop arsitek, peranan sektor jasa dalam perekonomian indonesia, cara pemasaran jasa cleaning service, macam macam standar operation procedure cleaning service, sop jasa konstruksi, form kontrak kerja karyawan, bentuk bentuk lantai

Artikel lain mengenai Merintis Usaha di Sektor Jasa dari situs lain:

Merintis Usaha di Sektor Jasa

Search results for 'contoh sop kontraktor' ... Merintis Usaha di Sektor Jasa. Dec 23, 2010 by miswan … jasa dalam perekonomian indonesia, sistem manajemen KFC ...

Sumber: http://miswans.com/search/contoh-sop-kontraktor

Merintis Usaha di Sektor Jasa

Search results for 'cleaning service procedure' ... Merintis Usaha di Sektor Jasa. Dec 23, 2010 by miswan. Perkembangan bisnis jasa sangat mengutamakan peranan ...

Sumber: http://miswans.com/search/cleaning-service-procedure

FENG SHUI 2011 : TAHUN KELINCI EMAS

saat ini saya usaha di advertising (design dan jasa percetakan ... tdr utama jg harus berada d sektor ... usaha makanan dan saya merintis usaha di ...

Sumber: http://www.fengshuifugui.com/media.php?module=detailarticle&id=26

Info Peluang Usaha - Portal Informasi Wirausaha

Kami mencoba untuk memberikan sebuah peluang usaha di bidang sektor jasa, yaitu usaha cuci motor. ... BERANI UNTUK MERINTIS USAHA ? •

Sumber: http://infopeluangusaha.com/

Macam Macam Usaha Jasa | Berbisnis Rumahan

usaha jasa rumahan (38),peluang usaha rental ... akan bermunculan aneka peluang usaha baru dan langkanya pekerjaan di sektor ... Merintis usaha rumahan dengan hobi kenapa tidak?

Sumber: http://berbisnisrumahan.com/search/macam-macam-usaha-jasa

From the Field: 10th edition

... terhambat oleh keterbatasan peluang di sektor swasta ... menghasilkan uang, misalnya memberikan jasa ... Uang pesangonnya digunakan untuk merintis usaha agrobisnis di ...

Sumber: http://smeru.or.id/newslet/2000/ed10/field10-2.htm

Tabloid Peluang Usaha

· Merintis usaha di sector jasa, oleh : Bambang wahyupurnomo. ... SEKTOR Menyajikan informasi bisnis yang sedang tren di berbagai sector usaha.

Sumber: http://tabloidpeluang.blogspot.com/

Usaha Kecil Menengah Kebanjiran Omset Hingga 300% | BisnisUKM.com

... Pengusaha Muda Indonesia), peningkatan omset UKM yang bergerak di sektor perdagangan dan jasa ... Mudah-mudahan bisa menjadi motivasi buat saya untuk merintis usaha. Harapan ...

Sumber: http://bisnisukm.com/usaha-kecil-menengah-kebanjiran-omset-hingga-300.html

Jenis Usaha Rumahan | Berbisnis Rumahan - BerBisnisRumahan.Com ...

Merintis usaha rumahan dengan hobi kenapa tidak? ... akan bermunculan aneka peluang usaha baru dan langkanya pekerjaan di sektor ... bisnis rumahan strategi marketing usaha jasa ...

Sumber: http://berbisnisrumahan.com/search/jenis-usaha-rumahan

DISKUSI WIRA USAHA « Sutan Muda Site [SMS]

Di sektor informal, ada banyak pekerjaan yang bisa ... Untuk pemakai jasa saya lihat banyak, tapi saya bingung untuk merintis usaha ini.

Sumber: http://sutanmuda.wordpress.com/2007/06/23/diskusi-wira-usaha/

1 Comment

  1. Jasa Manajemen Proyek

    Membuat Dokumen Rencana Mutu Proyek / Project Quality Plan.

    email : ide.ide61@gmail.com

Leave a Comment

*